Greget!! Ketika Menginap di Resort Ini, Para Pengunjung Harus Melepas Semua Pakaiannya


Gaya hidup tidak berpakaian jika menilik perkembangan zaman seperti kian digemari saja. Paham Naturisme atau Nudisme ini menjadi faham yang masih diterapkan oleh sebagian masyarakat di Thailand, terutama salah satu resort ini. Resort yang bernama Barefeet Naturist Resort menerapkan ketetapan yang sangat unik dan berbeda dari resort-resort lainnya di Thailand.
Terlihat dari luar gedung tampat seperti rumah normal biasanya, terasa tidak ada yang istimewa. Pintu gerbangnya besar dengan kayu sebaai bahan dasar dan diberi sedikit warna cat putih. Lantas apa yang unik dari resort ini? Resort ini tidak memiliki pintu sama sekali di dalamnya, yang berarti bagi semua orang tidak akan terjaga privasinya jika menginap di resort ini.
Greget!! Ketika Menginap di Resort Ini, Para Pengunjung Harus Melepas Semua Pakaiannya

Lokasinya yang strategis membuatnya tidak sulit untuk ditemukan. Resort ini terletak di belakang sebuah jalan kecil di Prasert Manukit, dan juga terletak di tengah-tengah beberapa kantor dan rumah-rumah masyarakat. Resort ini selalu dibuka setiap harinya tertama saat liburan, Resort ini juga selalu sedia kepada orang-orang nudis ataupun nauris yang ingin bertemu ataupun menginap, baik itu perempuan ataupun laki-laki.
Biaya yang dibutuhkan untuk dapat menginap di resort ini tidaklah mahal, yaitu Rp 30 ribu per jam-Nya. Jika untuk waktu semalaman, anda hanya cukup membayar uang sebanyak Rp 600 ribu rupiah. Selain mesti membayar uang menginap dan mematuhi segala peraturan di resort ini, para pengunjung diwajibkan harus melepaskan semua busananya.
Akan tetapi untuk kepada pengunjung Nudis yang baru pemula yang biasanya malu-malu akan diberi kelongaran. Ia dipersilahkan mengenakan handuk untuk menutupi bagian tubuh yang biasanya tabu dilihat orang-orang.
Pengunjung yang sudah terbiasa terlihat beraktivitas seperti biasanya. Pada hari Kamis, minggu lalu terlihat beberapa pria sedang duduk di pinggir kolam renang tanpa mengenakan pakaian sedikitpun. Selain itu, ada juga pengunjung yang sedang bekerja dengan laptopnya tanpa berbusana diatas hamparan handuknya.
Umumnya, pada saat hari-hari sibuk para pengunjung melakukan aktivitas yoga, menonton film bersama (IYKWIM), membeli ikan untuk dibakar, dan aktivitas menyenangkan lainnya. Bila dilhat-lihat, sepertinya orang yang ingin berkunjung ke resort ini mereka hanya ingin bersenang-senang dengan tanpa mengenakan sehelaipun pakaian.
Peraturan lainnya yang harus dipatuhi seluruh pengunjung adalah mereka sangat dilarang memotret atau mendokmentasikan segala kegiatannya di resort ini. Kegiatan suami istri juga dilarang jika dilakukan di tempat terbuka. Kegiatan itu boleh dilakukan bila berada di ruangan yang tertutup.
Ternyata pemilik Barefeet Naturist Resort ini adalah pemimpin Thailand Naturist Association, bernama Greges Moller yang berprofesi sebagai wartawan asal Denmark. Greges mendirikan resort ini atas dukungan dari istrinya, Thai Disraporn Yatprom.
Seperti dikutip dari laman bangkok.coconuts.co, pada tahun 1988 Moller yang kini berusia 63 tahun mengunjungi negara Gajah Putih itu sebagai koresponden. Pada tahun 2007, ia mendirikan Naturist Asosiasi Thailand. Kegiatan yang pernah dilakukan oleh Naturist Asosiasi Thailand adalah mengunjungi sebuah pulau bersama-sama dengan tidak mengenakan busana.
Hingga sekarang, anggota Naturist Asosiasi Thailand.telah mencapai 300 orang. Agar menjadi anggota ekslusif atau spesial, tiap anggota harus membayar iuran per tahunnya.  Anehnya, sepertiga anggota adalah masyarakat Thailand itu sendiri.
Bagaimana menurut kamu? Apa yang terjadi bila ada di Indonesia? MUI bakal ribut dah wkwkw.

Greget!! Ketika Menginap di Resort Ini, Para Pengunjung Harus Melepas Semua Pakaiannya

Greget!! Ketika Menginap di Resort Ini, Para Pengunjung Harus Melepas Semua Pakaiannya


Gaya hidup tidak berpakaian jika menilik perkembangan zaman seperti kian digemari saja. Paham Naturisme atau Nudisme ini menjadi faham yang masih diterapkan oleh sebagian masyarakat di Thailand, terutama salah satu resort ini. Resort yang bernama Barefeet Naturist Resort menerapkan ketetapan yang sangat unik dan berbeda dari resort-resort lainnya di Thailand.
Terlihat dari luar gedung tampat seperti rumah normal biasanya, terasa tidak ada yang istimewa. Pintu gerbangnya besar dengan kayu sebaai bahan dasar dan diberi sedikit warna cat putih. Lantas apa yang unik dari resort ini? Resort ini tidak memiliki pintu sama sekali di dalamnya, yang berarti bagi semua orang tidak akan terjaga privasinya jika menginap di resort ini.
Greget!! Ketika Menginap di Resort Ini, Para Pengunjung Harus Melepas Semua Pakaiannya

Lokasinya yang strategis membuatnya tidak sulit untuk ditemukan. Resort ini terletak di belakang sebuah jalan kecil di Prasert Manukit, dan juga terletak di tengah-tengah beberapa kantor dan rumah-rumah masyarakat. Resort ini selalu dibuka setiap harinya tertama saat liburan, Resort ini juga selalu sedia kepada orang-orang nudis ataupun nauris yang ingin bertemu ataupun menginap, baik itu perempuan ataupun laki-laki.
Biaya yang dibutuhkan untuk dapat menginap di resort ini tidaklah mahal, yaitu Rp 30 ribu per jam-Nya. Jika untuk waktu semalaman, anda hanya cukup membayar uang sebanyak Rp 600 ribu rupiah. Selain mesti membayar uang menginap dan mematuhi segala peraturan di resort ini, para pengunjung diwajibkan harus melepaskan semua busananya.
Akan tetapi untuk kepada pengunjung Nudis yang baru pemula yang biasanya malu-malu akan diberi kelongaran. Ia dipersilahkan mengenakan handuk untuk menutupi bagian tubuh yang biasanya tabu dilihat orang-orang.
Pengunjung yang sudah terbiasa terlihat beraktivitas seperti biasanya. Pada hari Kamis, minggu lalu terlihat beberapa pria sedang duduk di pinggir kolam renang tanpa mengenakan pakaian sedikitpun. Selain itu, ada juga pengunjung yang sedang bekerja dengan laptopnya tanpa berbusana diatas hamparan handuknya.
Umumnya, pada saat hari-hari sibuk para pengunjung melakukan aktivitas yoga, menonton film bersama (IYKWIM), membeli ikan untuk dibakar, dan aktivitas menyenangkan lainnya. Bila dilhat-lihat, sepertinya orang yang ingin berkunjung ke resort ini mereka hanya ingin bersenang-senang dengan tanpa mengenakan sehelaipun pakaian.
Peraturan lainnya yang harus dipatuhi seluruh pengunjung adalah mereka sangat dilarang memotret atau mendokmentasikan segala kegiatannya di resort ini. Kegiatan suami istri juga dilarang jika dilakukan di tempat terbuka. Kegiatan itu boleh dilakukan bila berada di ruangan yang tertutup.
Ternyata pemilik Barefeet Naturist Resort ini adalah pemimpin Thailand Naturist Association, bernama Greges Moller yang berprofesi sebagai wartawan asal Denmark. Greges mendirikan resort ini atas dukungan dari istrinya, Thai Disraporn Yatprom.
Seperti dikutip dari laman bangkok.coconuts.co, pada tahun 1988 Moller yang kini berusia 63 tahun mengunjungi negara Gajah Putih itu sebagai koresponden. Pada tahun 2007, ia mendirikan Naturist Asosiasi Thailand. Kegiatan yang pernah dilakukan oleh Naturist Asosiasi Thailand adalah mengunjungi sebuah pulau bersama-sama dengan tidak mengenakan busana.
Hingga sekarang, anggota Naturist Asosiasi Thailand.telah mencapai 300 orang. Agar menjadi anggota ekslusif atau spesial, tiap anggota harus membayar iuran per tahunnya.  Anehnya, sepertiga anggota adalah masyarakat Thailand itu sendiri.
Bagaimana menurut kamu? Apa yang terjadi bila ada di Indonesia? MUI bakal ribut dah wkwkw.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar